Loader

Rupiah Melemah, Harga Mobil Bakal Naik?

Rupiah Melemah, Harga Mobil Bakal Naik?

Jakarta, Motoris – Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika serikat yang terus terjadi hingga kini diakui para pelaku industri otomotif Indonesia bakal berdampak terhadap produksi maupun kegiatan pendukung seperti impor. Alhasil, menaikan harga jual produk pun kemungkinan besar tak terelakan.

“Harus diakui, pengaruh nilai tukar ini memang besar. Karena masih banyak pengaruhnya ke produksi dan lainnya. Tetapi, seberapa besar pengaruhnya bagi masing-masing merek, itu relatif. Tidak sama besarannya, tergantung masing-masing. Apakah harga dinaikan atau tidak ya terserah masing-masing,” papar Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, Jongkie Sugiarto, saat dhubungini di Jakarta, Kamis (26/3/2020).

Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy, tak menampik adanya dapak melemahnya nilai tukar rupiah. Lantaran itulah, lanjut dia, APM akan terus memantau pergerakan nilai tukar mata uang Indonesia itu terhadap dolar Amerika Serikat.

“Kita akan pantau terus, tetapi kalau berkelanjutan ya tentunya akan kita lakukan review harga.Kan kita lakukan review itu bulanan. Kita monitor terus (pergerakan nilai tukar),” ujar dia saat dihubungi, di Jakarta, Kamis (26/3/2020).

Rupiah Melemah, Harga Mobil Bakal Naik? 1

Ilustrasi, Toyota Alphard – dok.Motoris

Monitoring terhadahap rupiah terkait dengan harga tak hanya dilakukan agen pemegang merek kendaraan penumpang saja, tetapi juga di segmen kendaraan komersial. Bahkan, kendaraan penumpang kelas premium.
Kemungkinan terjadinya penyesuaian harga juga terbuka lebar. Salah satunya, mobil merek Lexus di Indonesia.

Seperti diungkapkan General Manager Lexus Indonesia, Adrian Tirtadjaja, penyesuaian harga dilakukan satu atau dua bulan nanti. Hal itu, untuk menyesuaiakan dengan nilai tukar dolar Amerika Serikat yang terus naik sejak beberapa waktu terakhir.

Adrian memastikan, meski ada penyesuaian harga namun dirinya terap yakin tak akan mempengaruhi pasar atau minat pembelian oleh konsumen. Maklum, konsumen di pasar mobil premium tidak sensitif terhadap harga alias relatif lebih kebal.

Rupiah Melemah, Harga Mobil Bakal Naik? 2

Ilustrasi, Lexus UX terbaru yang diperkenakan di ajang GIIAS 2018 – dok.Motoris

“Jadi, pasar di segmen premium memang relatif lebh stabil, karena memang market itu tidak price sensitive ya,” ucap dia saat dihubungi, Kamis (26/3/2020).

Sementara, data perdagangan mata uang hingga sesi penutupan, Kamis (26/3/2020) seperti yang terekam oleh Bloomberg, dolar Amerika Serikat diperdagangankan dengan nilai Rp 16.305. Meski, perdagangan di pasar spot itu rupiah menguat 195 poin. (Fan/Fer/Ara)

Top
Marketing Executive
Ada yang bisa di bantu ?
Hallo, Pelanggan AutoGLopedia ! Untuk Anda yang ingin menanyakan seputar cicilan dan kredit maka bisa langsung tekan tombol Chat Whats App di Bawah ini :
Powered by
%d blogger menyukai ini: