Loader

KSPI Harap Suspend Produksi Karena Corona, Ini Kata Pabrikan Otomotif

KSPI Harap Suspend Produksi Karena Corona, Ini Kata Pabrikan Otomotif

Jakarta, Motoris – Organisasi pekerja Industri – khususnya Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) – menyampaikan harapan pekerja di pabrik-pabrik agar pabrikan memberlakukan lockdown pabrik sehingga kegiatan produksi dihentikan sementara. Hal itu didasari pertimbangan demi mencegah paparan wabah virus corona.

“Karena di industri manufaktur khususnya di bagian produksi tidak mungkin dengan melakukan work from home (WFH). Sedangkan, di pabrik banyak berkumpul orang dan saling berinteraksi satu dengan lainnya, sehingga sangat berpotensi terjadinya penularan virus secara cepat. Termasuk di industri otomotif,” papar Ketua Departemen Komunikasi dan Media KSPI, Kahar S. Cahyono, saat dihubungi, di Jakarta, Kamis (26/3/2020).

Kahar pun mencontohkan sejumlah pabrikan otomotif baik kendaraan roda dua maupun roda empat yang menutup pabriknya di sejumlah negara, seperti Ducati, Royal Enfield, KTM, Husqvarna yang menghentikan produksi dan menutup pabriknya sementara. Begitu pula dengan Toyota, Suzuki, Mazda, BMW, Mercedes-Benz, dan lain-lain di pabrikan kendaraan bermotor roda empat yang menempuh cara yang sama.

“Karena lockdown satu-satunya cara yang paling efektif untuk mencegah penularan itu. Tetapi, satu catatan, selama penutupan tersebut hak-hak karwayan seperti gaji tetap harus diberikan,” kata dia.

KSPI Harap Suspend Produksi Karena Corona, Ini Kata Pabrikan Otomotif 1

Kegiatan produksi di pabrik Honda Filipina di Santa Rosa – dok.Nikkei Asian Review

Lantas, bagaimana dengan tanggapa kalangan industri otomotif di Tanah Air soal harapan dari kalangan pekerja tersebut? Direktur Administrasi, Korporasi, dan Hubungan Eksternal PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam, penyetopan produksi atau tidak di pabrik, juga tergantung kebijakan peerintah masing-masing negara.

Menurut dia, di sejumlah negara proses produksi di pabrik-pabrik milik pabrikan otomotif masih berjalan seperti biasa. Meski, ada juga yang mengurangi shift produksi, da nada juga yang menyetop kegiatan produksi sama sekali.

“Karena policy pemerintahnya juga full lockdown seperti di Malaysia dan Filipina (Jadi pabrik juga menyetop produksi). Di Indonesia, kita menyesuaiakan dengan demand dari domestik maupun ekspor. Dan sudah ada penyesuaian-penyesuaian baik volume (produksi) dan waktu kerja,” papar dia saat dihubungi Motoris melalui aplikasi pesan elektronik, di Jakarta, Jumat (27/3/2020).

KSPI Harap Suspend Produksi Karena Corona, Ini Kata Pabrikan Otomotif 2

Ilustrasi, proses produksi Honda BeAT di pabrik PT Astra Honda Motor – dok.AHM

SOP khusus

Kendati tidak ada suspend atau penghentian sementara produksi di pabrik Toyota Indonesia atau TMMIN, namun Bob memastikan pihaknya telah menerapkan Standard Operational Procedure (SOP) dalam kegiatan produksi di saat-saat kondisi darurat.

“Kami sudah mebuat protokolnya, bahkan saat ada aviant flue (wabah flu burung) yang merebak beberapa waktu lalu. Sekarang ini, kami fokus bagaimana supply chain tetap terjaga sekaligus kesehatan dan keselamatan para karyawan juga terjaga. Sehingga bisa survive (bertahan) scara ekonomi (di tengah ekonomi dunia termasuk Indonesia yang terdampak wabah corona),” jelas Bob.

Menurutnya, tidaklah mudah untuk menutup pabrik dan meminta karyawan – khususnya bagian produksi – untuk tinggal di rumah. Pasalnya, hal itu bisa berdampak sistemik terhadap perusahaan maupun ekosistem industri otomotif secara keseluruhan, terutama terkait dengan merek produk tersebut.

KSPI Harap Suspend Produksi Karena Corona, Ini Kata Pabrikan Otomotif 3

Presiden Direktur TMMIN Warih Andang Tjahjono (berbaju batik biru) bersama Direktur Administarsi Korporasi dan Komunikasi Eksternal TMIN Bob Azam (Berbaju batik coklat) – dok.Motoris

“Karena itu, di kantor atau pabrik kita melatih dan mengingatkanmereka (karyawan) setiap hari. Jika mereka well trained harapannya bisa menjadi champion pencegahan virus corona. Baik melalui perilaku maupun social distance,” imbuh Bob.

Sementara, General Manager Corporate Communication PT Astra Honda Motor (AHM) yang juga Public Realtion Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Ahmad Muhibbuddin enggan menanggapi pernyataan KSPI tersebut. “Kami tidak ada komentar,” kata dia saat dihubungi, Jumat (27/3/2020). (Fan/Ara)

Top
Marketing Executive
Ada yang bisa di bantu ?
Hallo, Pelanggan AutoGLopedia ! Untuk Anda yang ingin menanyakan seputar cicilan dan kredit maka bisa langsung tekan tombol Chat Whats App di Bawah ini :
Powered by
%d blogger menyukai ini: